Tentang Kulminasi

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahas Indonesia), kulminasi adalah :

kul·mi·na·si n 1 puncak tertinggi; tingkatan tertinggi; 2 titik tertinggi yg dicapai suatu benda langit dl peredaran (semunya) mengelilingi bumi (spt matahari mencapai titik kulminasi pukul 12.00);
atas titik tertinggi yg dapat dicapai oleh benda ruang angkasa;
bawah titik terendah yg dapat dicapai oleh benda ruang angkasa

Menurut KHAR (Kamus Hidup Arief Rahmansyah), kulminasi adalah :

kul·mi·na·si n 1 suatu keadaan dimana seorang Arief Rahmansyah berada pada titik jenuh (titik bosan);

Yap, sekarang saya sedang kulminasi.

Pertama kali mendengar istilah kulminasi ketika pelajaran Kimia pas SMA (kalo gak salah sih pas kelas 2, belajar tentang zat-zat gitu.. kalo gak salah :v). Tapi mulai dekatnya dengan si kulminasi setelah kuliah, setelah bertemu dengan Pak A, dosen Teknik Informatika. Beliau menyebutkan bahwa akan ada masa seorang programmer mengalami kulminasi. Kulminasi ngoding. And, he’s right.

Hampir setiap sebulan sekali saya mengalami kulminasi, seperti kulminasi nulis blog (kadang sampe berbulan-bulan), kulminasi ngerjain tugas (jadinya nungguin deadline, bahkan kadang-kadang ‘minta referensi’ dari teman wkwk), dan yang paling sering, yap, kulminasi ngoding. Pada masa kulminasi ngoding, saya males banget ngoding dan bakalan jarang banget nyelesain project kodingan yang gue mulai.

Sebenernya siklus kulminasi gue kayak gini : Semangat ngoding sampe selesai – Kulminasi ngoding – Semangat ngoding sampe selesai – Kulminasi ngoding – Semangat ngoding sampe selesai – (gitu terus muter-muter). Kulminasi ngoding nih bisa dibilang istirahat ngoding. Tapi seringnya pas kulminasi ngoding, gue ikutan males ngerjain hal-hal lain.

Oke, postingan kali ini sangat gaje. Sebenernya mau nulis bagaimana cara menghadapi dan mengalahkan kulminasi, tapi saya sendiri pun masih sulit menghadapi si kulminasi ini. Seringnya sih hilang sendiri hahahahahaa

Sudah ya, saya mau tidur -_-

Doain kulminasi kali ini cepat selesai. Banyak hal yang harus saya kerjakan dan selesaikan.

Students: Ditch Google Docs, and use Office Online for your projects for a happier life

Twenty First Tech (outdated)

Project Work is something very unfortunate that all Junior College students will have to deal with. Last week, a teacher warned her class on the use of Google Docs, speaking of how it would destroy hours of painstaking formatting when converted into a Word document. Everyone just heeded the warning as an inevitable reality of life: That is what happens when you want to collaborate online.

Only it’s not.

You use Microsoft Office for your offline work. But when it comes to projects and online collaborations, you (reluctantly) switch to Google Docs, in favour of the real time collaboration that it offers. Google Docs was never the preferred option; it was just something that people saw as necessary for online work.

View original post 755 more words

UAS Praktikum OOP Kelas IF4B

Source Code I – Bahasa C++

class A{
   float a;
   int b;

public:
   A(int bb){};
   ~A(){};
   void setA(float a){};
   int getB(){};
};
  1. Dari kutipan Source Code I, pernyataan berikut yang benar adalah?
    a. Benar jika pada baris 4 diberikan perintah A().
    b. Atribut a dan b mempunyai visibilitas private.
    c. Pada kelas A, geter cukup dibuat sebagai prosedur tanpa nilai balikan dan tanpa parameter.

    Jawaban :
    B. Pada bahasa C++, jika kita tidak menuliskan visibilitas suatu atribut, maka otomatis atribut tersebut memiliki visibilitas private.
    Pilihan A salah, karena konstruktor
    A() harus memiliki visibilitas public.
    Pilihan C salah, karena geter dibuat sebagai fungsi dan memiliki nilai balikan.

  2. Dari kutipan source code I, pernyataan berikut yang benar adalah?
    a. setA() berkaitan dengan siklus hidup objek yaitu fase inisialisasi.
    b. ~A() berkaitan dengan proses pengalokasian objek di memori komputer.
    c. Semua jawaban salah.

    Jawaban :
    C. Semua jawaban salah karena :
    Pada pilihan A,
    setA() berkaitan dengan siklus hidup objek fase manipulasi, bukan inisialisasi, dan
    pilihan B,
    ~A() berkaitan dengan proses dealokasi objek, bukan pengalokasian.

  3. Dari kutipan source code I, pernyataan berikut yang benar adalah?
    a. Jika ditambahkan method A(){} maka terjadi fenomena overriding.
    b. Untuk memberi nilai atribut float a, pada method setA() kita dapat menambahkan perintah this->a = a;.
    c. Tidak bisa dilakukan overloading karena tidak ada inheritance.

    Jawaban :
    B, sudah jelas.
    Pilihan A, jika ditambahkan method
    A(){} maka yang terjadi adalah fenomena overloading.
    Pilihan C, overloading tetap bisa dilakukan.

Source Code II – Bahasa C++

class X{
protected:
   int x1;
public:
   int x2;
   X(){ cout<<”X hidup ”; };
   ~X(){ cout<<”X mati ”; };
};
class Y:public X{
public:
   Y(){ cout<<”Y hidup ”; };
   ~Y(){ cout<<”Y mati ”;};
   void tampilX1(){ cout<<x1; };
   void tampilX2(){ cout<<x2; };
};
int main(){

   Y *myY1;
   myY1 = new Y;
   delete myY1;
   return 0;
}
  1. Perhatikan Source Code II. Pernyataan berikut yang benar adalah?
    1. Jika perintah baris 2 diganti private, maka baris 13 dan 14 keduanya error.
    2. Jika pada baris 17 ditambahkan perintah X myX;, maka mengaktifkan Y() dahulu baru kemudian X().
    3. Perintah pada baris 19 menghasilkan output : “X hidup Y hidup “.

    Jawaban :
    C. Ketika konstruktor anak dijalankan, konstruktor induk akan diaktifkan terlebih dahulu.
    Pilihan A, hanya baris 13 yang error.
    Pilihan B terbalik karena konstruktor induk
    X() yang aktif terlebih dahulu..

  2. Perhatikan Source Code II. Pernyataan berikut yang benar adalah?
    1. Penghancuran objek anak tidak berakibat destruktor kelas induk aktif.
    2. Perintah baris 20 akan menghasilkan output : “X mati Y mati “.
    3. Semua jawaban salah.

    Jawaban :
    C. Semua jawaban salah karena :
    Pilihan A, jika objek anak dihancurkan, destruktor kelas induk akan ikut aktif.
    Pilihan B, outputnya adalah : “
    Y mati X mati “. Dimana destruktor anak yang aktif terlebih dahulu.

Source Code III – Bahasa Java

class Aku{
   int x;
   static int y;
   static void galau(){};
};
abstract class Kamu{

};
public class Dia{
   static void main(String args[]){
     Aku akuRapopo = new Aku();

   }
}
  1. Perhatikan Source Code III, maka pernyataan yang salah adalah?
    1. Pada baris 12 dapat ditambahkan perintah akuRapopo.galau();.
    2. Penambahan perintah akuRapopo.x = 1; pada baris 12 tidak akan menyalahi aturan OOP di bahasa Java.
    3. Semua jawaban benar.

    Jawaban :
    Mari kita tinjau jawabannya satu per satu.
    Pilihan A benar. Pada baris 12 dapat ditambahkan perintah
    akuRapopo.galau();.
    Pilihan B benar. Penambahan perintah
    akuRapopo.x = 1; pada baris 12 tidak akan menyalahi aturan OOP di bahasa Java. Referensi : http://docs.oracle.com/javase/tutorial/java/javaOO/accesscontrol.html

    Pilihan C benar, karena semua jawaban benar.
    Jadi nomor 6 bonus 🙂

  2. Perhatikan Source Code III, maka pernyataan yang benar adalah?
    1. Source code tersebut harus disimpan dengan nama file Aku.java.
    2. Pada bahasa Java terdapat Garbage Collection sehingga bahasa Java tidak mengenal konstruktor.
    3. Kamu tidak dapat digunakan untuk instansiasi objek.

    Jawaban :
    C. Kamu adalah kelas Abstract dan tidak dapat diinstansiasi.
    Pilihan A salah, karena seharusnya disimpan dengan nama file Dia.java
    Pilihan C salah, karena Garbage Collection menggantikan fungsi destruktor.

  3. Perhatikan Source Code III, maka pernyataan yang benar adalah?
    1. Pada baris 7, penambahan abstract void cobaKamu(){ System.out.print
      (“Oke”); };
      adalah benar.
    2. Pada baris 13 dapat ditambahkan perintah Kamu kamuJahat = new Kamu();
    3. Semua jawaban salah.

    Jawaban :
    C
    . Semua jawaban saah karena :
    Pilihan A salah, karena method abstract haruslah kosong tanpa definisi.
    Pilihan B salah, karena kelas abstract
    Kamu tidak dapat diinstansiasi.

Source Code IV – Bahasa Java

public class Main{
   static void main(String args[]){
     int i = 0;
     int j = 0;
     int x = 0;
     for(i=0; i<10; i++){
         for(j=i; j<10; j++){
           x++;
         }
         x--;
     }
     System.out.println(x);
   }
}
  1. Output dari Source Code IV adalah _45_. Sudah jelas 🙂

Paku di Pagar : Kisah Ayah yang Bijak dan Anak yang Pemarah

Halo, sudah lama nih gak ngeblog. Sebenarnya banyak yang mau ditulis, tapi selalu aja batal dan ujung-ujungnya numpuk di draft hehe. (Sok) sibuk sih yang punya blog ini :s

Well, cerita yang mau di-share ini sebenarnya copas dari internet. Awalnya dapet cerita ini dari PC di Lab Citra, coba-coba googling di internet dan ternyata cerita ini sudah banyak bergelimpangan di google. Karena masih malas buat blogging jadinya copas aja :s Oke, monggo dibaca dan dihayati 🙂

=====

Pernah ada anak lelaki yang mempunyai watak buruk. Anak lelaki ini sangat mudah marah dan melimpahkan kekesalannya pada orang-orang disekitarnya. Menghadapi hal ini, ayahnya memberi dia sekantung penuh paku dan sebuah palu, dan menyuruhnya memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Continue reading “Paku di Pagar : Kisah Ayah yang Bijak dan Anak yang Pemarah”

Sebagian Aspirasi Untuk HMIF

Kak Farhan & Kak Malian :

HMIF lebih baik lagi
Ngadain seminar dan programmin contest
Ajak anak IF Palembang khususnya lebih aktif lagi

Kak Roylisto :

Semoga pengurus HMIF bisa menunjukan sisi ke-IF-an dari HMIF , jangan cuma berubah namo bae

Kak Fetri :

Semoga berubahnya Nama Himpunan ini makin menunjukkan eksistesinya sebagai himpunan mahasiswa teknik informatika..

Kalimat-kalimat di atas adalah sebagian aspirasi untuk HMIF. Intinya, semuanya menginginkan HMIF yang lebih baik. Bukan tugas mudah, juga bukan tugas sulit, jika semua mahasiswa Teknik Informatika Fasilkom Unsri mau bersama-sama menciptakan keluarga HMIF yang lebih baik. Insya Allah kita bisa.

Tulisan ini juga dibuat untuk mengingatkan saya akan tugas yang saya emban. Semoga saya bisa amanah. Aamiin.

Semoga HMIF bisa lebih baik lagi. Aamiin.

Filosofi Inheritance OOP

Assalammualaikum, Wr. Wb.

Hari ini saya dan teman-teman sekelas saya belajar mata kuliah OOP (Object Oriented Programming). Materinya kali ini adalah Inheritance yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti ‘Pewarisan’.

Sekilas Inheritance

Inheritance bertujuan untuk membentuk kelas baru (kelas anak) dimana kelas baru tersebut memiliki attribute dan method yang sama atau mirip dengan kelas yang sudah ada (kelas induk). Dalam OOP, kelas anak disebut sebagai subclass dan kelas induk disebut sebagai superclass.

Single Inheritance
Single Inheritance

Continue reading “Filosofi Inheritance OOP”

29 Februari 2012

Hari ini tanggal 29 Februari 2012. Seperti yang kita ketahui, hari ini adalah hari kabisat. Hari yang hanya muncul 1 kali dalam 4 tahun.

Tujuan saya menulis post ini yaitu ingin membuat semacam save point, seperti dalam permainan game. Save point ini insya Allah akan saya cek dan perbarui lagi pada hari kabisat 4 tahun lagi, yaitu 29 Februari 2016.

Hmm, kayaknya agak kurang jelas ya penjelasannya haha. Mungkin gambar ini bisa menjelaskan :

File:Dumbledore Memory.jpg(agak gimana gitu..)

Buat yang nge-fans sama Harry Potter pasti tau foto di atas tuh siapa dan lagi apa. Beliau adalah Albus Dumbledore yang lagi mau nyimpan memorinya ke dalam Pensieve. Nah, Pensieve ini menyimpan memori-memorinya si Dumbledore. Hubungan Pensieve dengan postingan kali ini hampir sama.

Kalo Pensieve itu buat rekam kejadian-kejadian yang dialami Dumbledore, nah kalo postingan ini buat rekam target-target gue yang ingin gue capai dalam rentang waktu 4 tahun ini. Yaitu sebelum tanggal 29 Februari 2016.

Insya Allah, jika masih dikasih umur panjang oleh Allah SWT, saya akan membuat postingan semacam ini lagi dalam 4 tahun mendatang, aamiin. Semoga kita semua diberi umur panjang oleh-Nya dan dapat mengisi umur panjang itu dengan kebaikan-kebaikan yang membaikan kehidupan kita bersama, aamiin. #sedikitniruPakMario hehe

Baiklah, langsung kita mulai inti dari postingan ini.
Bismillahirrahmanirahim.

Sebelum tanggal 29 Februari 2016, semoga semua target dibawah ini dapat tercapai.

  1. Lulus dari Teknik Informatika dan mendapatkan gelar S.Kom dengan pujian.
  2. Menyelesaikan minimal 3 riset.
  3. Langgeng dengan dia. 🙂
  4. Bisa ke pulau Jawa dengan uang sendiri.
  5. Tinggi badan >=180 cm.

Semoga aku selalu diberikan kekuatan untuk dapat mencapai target-target di atas, aamiin.

Hmm, sebenarnya target di atas hanya sebagian dari mimpi-mimpi  di dalam kepala ini. Tapi 5 target di atas merupakan target besar yang lebih diprioritaskan untuk 4 tahun kedepan. Khusus untuk nomor 3, semoga bisa untuk selamanya aamiin.

Semoga kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT.
Dan alhamdulillah, besok Maret.

Terima kasih sudah mampir. Terima kasih sekali juga bila anda membantu meng-aamiin-kan hehe

“Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal: orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.”
(Charles “Tremendeous” Jones)

Salam.

Arief Rahmansyah
https://ariefrahmansyah.wordpress.com/

29 Februari 2012. 23:43.