Hackathon Merdeka 2.0 Palembang

Baru saja kemarin saya mengikuti Hackathon Merdeka 2.0 bersama dua kakak tingkat saya, Kak Reza dan Kak Faisal. Kami membentuk tim yang bernama Pempek Kerupuk. Nama Pempek Kerupuk dipilih setelah perdebatan yang cukup panjang hahaha 😀

Berbeda dengan Hackathon sebelumnya, Hackathon kali ini diselenggarakan serempak di 28 kota di Indonesia! Euforianya sangat terasa sekali. Begadang ngoding sendirian, udah biasa. Kali ini, kami ngoding bersama ribuan programmer dalam negeri untuk menyelesaikan masalah dalam negeri!

Sesuai dengan tema hackathon kali ini yaitu mengenai masalah data kependudukan, kami membuat solusi aplikasi pengingat kependudukan cerdas yang kami beri nama Lily.

Hackathon Merdeka Palembang. Tim Pempek Kerupuk ngoding di meja khusus (kiri-atas)
Hackathon Merdeka Palembang. Tim Pempek Kerupuk ngoding di meja khusus (kiri-atas)

Masalah yang ingin kami selesaikan adalah keterlambatan pengurusan surat-surat kependudukan, seperti terlambat perpanjangan KTP, SIM, Paspor, dan juga terlambat membayar pajak. Kami menganggap masalah ini sangat penting, karena jika keterlambatan pengurusan surat-surat kependudukan dapat mengundang masalah-masalah baru. Segala urusan yang mensyaratkan surat kependudukan tersebut dapat terhambat.

Contoh, saat kita mau perpanjang Kartu Keluarga (KK), namun masa berlaku KTP kita telah berakhir, maka kita belum bisa perpanjang KK. Atau ketika kita kena tilang dan SIM kita tidak berlaku lagi. Atau ketika kita sudah membeli tiket untuk pergi keluar negeri sedangkan ternyata paspor kita tidak berlaku lagi. Bisa-bisa kita batal pergi keluar negerinya.

Keterlambatan pembayaran pajak juga menjadi sorotan kami. Untuk masyarakat, keterlambatan pembayaran pajak akan dikenakan denda. Untuk pemerintah, pajak menjadi sumber untuk pembangunan. Bila banyak masyarakat telat membayar pajak, maka target jumlah pajak yang diinginkan tidak tercapai. Hal ini dapat memperlambat pembangunan kita.

Lily adalah solusi yang kami tawarkan. Lily akan menjadi pengingat untuk masyarakat kapan harus melakukan perpanjangan surat-surat kependudukan. Pengguna cukup menginputkan informasi kapan masa berlaku surat-surat kependudukan mereka habis. Lily akan memberikan notifikasi kepada pengguna melalui email (future work, ingin kami tambahkan notofikasi melalui SMS). Sederhana sekali, bukan?

Dengan Lily, masyarakat akan diingatkan kapan harus melakukan perpanjangan. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk menyelesaikan administrasi kependudukan tepat waktu dan mengurangi jumlah keterlambatan pengurusan administrasi.

Tampilan Lily - Dompet, menampilkan kartu dan surat-surat kependudukan,
Tampilan Lily – Dompet, menampilkan kartu dan surat-surat kependudukan,

Itulah fitur utama Lily, dan masih banyak fitur-fitur lain yang kami persiapkan untuknya. Salah satunya adalah penduduk dan pemerintah bisa melihat statistik jumlah penduduk yang menyelesaikan administrasi kependudukan tepat waktu atau yang terlambat. Jika kamu ada saran masukan untuk Lily, kami akan dengan sangat hati mendengarkannya 🙂

Selanjutnya, setelah ngoding berjam-jam, kami harus pitching mengenai aplikasi kami ke para juri. Kami hanya diberi waktu 3 menit untuk presentasi dan demo aplikasi. Sayangnya, ketika demo aplikasi, kami melewati satu modul utama yaitu dompet yang menyimpan informasi surat-surat kependudukan.

Walau begitu kami tetap optimis dapat menjadi juara. Dan alhamdulillah, kami menjadi Juara 2. Masih banyak yang harus kami improve dan pelajari, semoga kami bisa jadi lebih baik.

Tim Pempek Kerupuk Juara 2 Hackathon Merdeka 2.0 Palembang
Tim Pempek Kerupuk Juara 2 Hackathon Merdeka 2.0 Palembang

Hackathon Merdeka adalah kegiatan yang sangat menyenangkan bagi saya. Banyak dampak positif yang dapat kita rasakan. Untuk segi teknis, kami merasakan experience kami naik secara signifikan dalam satu malam. Untuk segi sosial, well, Hackathon memberikan tema yang erat kaitannya untuk membantu masyarakat Indonesia. Jelas sekali, keluaran dari Hackathon ini akan membantu masyarakat. Bisa dilihat bagaimana juara-juara Hackathon sebelumnya menghasilkan aplikasi yang sangat berguna bagi masyarakat.

Semoga saya bisa berpartisipasi ladi di Hackathon yang akan datang. Oh ya, semoga tim Pempek Kerupuk dan Lily masih diberi kesempatan untuk lanjut ke tingkat nasional di Jakarta 🙂

Well, saya rasa itu saja. Kondisi sekarang masih sangat ngantuk, karena baru tidur sebentar hehe. Kami tunggu masukan teman-teman untuk Lily yaaa.

Bersama Pak Obet, dosen Fasilkom Unsri sekaligus dosen pembimbing Tugas Akhir saya :D
Bersama Pak Obet, dosen Fasilkom Unsri sekaligus dosen pembimbing Tugas Akhir saya 😀
Bersama Kak Irvan, Ketua Code4Nation
Bersama Kak Irvan, Ketua Code4Nation
Hackathon Merdeka 2.0 Palembang. Merdeka!
Hackathon Merdeka 2.0 Palembang. Merdeka!

.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s