Cerita – Sidang Tugas Akhir II

Pada jurusan saya, kami harus melewati 3 sidang untuk lulus. Yang pertama adalah Sidang Tugas Akhir I atau sidang proposal, kemudian Sidang Tugas Akhir II atau sidang program, dan yang terakhir Sidang Komprehensif. Saya melaksanakan sidang TA 1 pada bulan Februari lalu. Butuh waktu 8 bulan bagi saya untuk dapat lanjut ke sidang TA 2. Hal ini juga ditanyakan oleh penguji, apa kendalanya kenapa bisa sampai butuh waktu 8 bulan, dan saya jawab karena saya gagal memanajemen waktu saya dan sibuk dengan pengerjaan proyek program lainnya. Juga saya terkendala di bagian dokumentasi dan desain diagram-diagram program saya. Well, saya sangat malas mengerjakan dokumentasi.

Saya juga sudah sangat lama tidak menulis di sini. Hampir setahun. Ini hiatus terparah sejak saya memulai blogging. Sebenarnya banyak yang saya ingin tulis dan ceritakan di sini, namun pada ujungnya saya tidak jadi menulisnya, dan cerita-cerita tersebut akhirnya hanya menjadi draft di otak saya saja. Sudah lama saya ingin menulis lagi, namun karena kesibukan hingga saya tidak sempat menulis di sini. Seharusnya, sesibuk apapun saya, saya harus bisa menyempatkan waktu untuk menulis, namun saya gagal. Ya, manajemen waktu saya sangat berantakan selama ini. Tentang hal ini tidak akan saya tulis di postingan kali ini. Di postingan ini saya akan bercerita tentang Sidang Tugas Akhir II saya.

Selasa, 13 Oktober kemarin, pukul 14:00 WIB saya melaksanakan Sidang Tugas Akhir II. Sebenarnya saya sudah mendaftar untuk sidang TA II sejak bulan September kemarin. Saya sudah dijadwalkan untuk sidang pada tanggal 22 September. Namun ditunda. Dan penundaan itu terus berlangsung hingga akhirnya pada tanggal 13 Oktober saya sidang. Penundaan ini disebabkan karena penguji dan pembimbing saya memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Saya maklum akan hal ini. Sejujurnya saya bersyukur bahwa sidang saya ditunda, karena saya belum siap 100%. Hingga tanggal 12 Oktober kemarin, saya masih gugup untuk sidang TA 2.

Pada tanggal 21 September kemarin, H-1 jadwal sidang saya sebelumnya, ibu saya sakit, dan saya menemani beliau ke rumah sakit. Pada hari itu, saya sudah merasa bahwa mungkin sidang saya akan ditunda dan ternyata benar. Mungkin hikmah dari penundaan ini adalah saya harus merawat ibu saya terlebih dahulu dan saya diberi waktu untuk lebih mempersiapkan diri.

Dan syukurlah saya menjadi lebih siap untuk sidang TA 2. Walau memang masih gugup, sangat gugup malah haha.

Syukurlah saya melewati sidang TA 2 dengan cukup baik -menurut saya. Awalnya saya kira bahwa saya akan mendapat banyak kritik pedas, tapi ternyata saya salah. Salah besar. Kritik dan saran yang diberikan oleh penguji saya sangat berkualitas. Dalam sidang tersebut juga sering kali saya diarahkan oleh penguji saya dalam menjawab pertanyaan yang diberikan mereka. Pembimbing saya juga langsung membantu ketika ada pertanyaan yang saya tidak mampu menjawab. Terima kasih, Pak, Bu.

Pada sidang TA 2 juga biasanya mahasiswa diuji kemampuan pemrogramannya (diuji ngoding). Namun pada sidang saya, saya tidak diuji untuk ngoding. Saya sangat bersyukur akan hal ini.

Saya bersyukur sidang TA 2 bisa saya lewati dengan baik, namun saya masih belum bisa lega dan tidak boleh terlena akan hal ini. Saya hanya diberikan waktu satu minggu untuk merevisi laporan saya dan melanjutkan ke sidang komprehensif. Saya harus menyelesaikannya dengan cepat mengingat batas waktu yang diberikan kepada saya untuk mengikuti wisuda bulan Desember ini.

Tulisan singkat ini saya tulis untuk mengingatkan saya bahwa saya harus lebih bersyukur dengan apa yang sudah saya lewati sampai saat ini. Saya juga berharap dengan tulisan ini bisa mengobati rasa rindu saya untuk menulis lagi.

Baiklah saya akan kembali melanjutkan revisian saya. Secepatnya saya akan menulis lagi di sini.

Nontonin aref

Foto kiriman @obetsobets pada Okt 13, 2015 pada 12:58 PDT

Foto diatas adalah foto yang diambil oleh pembimbing saya. Foto tersebut menampilkan sebagian dari teman-teman yang menonton sidang TA 2 saya. Terima kasih teman-teman yang sudah mendukung saya. Terima kasih sudah mau tahan duduk 2 jam memperhatikan presentasi saya walaupun AC di ruangan sidang rusak haha. Terima kasih semuanya. Kalian juga menjadi sumber semangat saya. Semoga kita cepet selesai yaaa.

.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s